Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Tuesday, 31 March 2009

MISTERI SITU GINTUNG

Semua media dari hari ke hari meliput peristiwa bencana jebolnya tanggul situ gintung, mereka memperdebatkan siapakah dan instansi manakah dan wilayah manakah yang bertanggung jawab tentang bencana ini, juga meliput kehadiran para pejabat, ulama yang hadir ketempat lokasi bencana dan bahkan menghadirkan para artis yang tinggal sekitar itu untuk menceritakan kehidupan sehari hari melewati tempat bencana ketika belum terjadi bencana. juga meliput datangnya bantuan dari berbagai kalangan, kalangan partaipun dengan benderanya tak ketinggalan memberi bantuan, hal ini dapat sorotan media, dianggap menjadi sarana kampanye,hal ini syah syah saja dan tidak ada larangan.

Peristiwa bencana ini bukan datang begitu saja, ini menandakan ada kekuasaan diluar batas manusia, siapa lagi kalau bukan Allah yang menciptakan alam ini dan Allah juga berhak menghancurkan-Nya dengan sabda alamnya, alam selalu taat pada yang kuasa berbeda dengan manusia cenderung melakukan kerusakan dan maksiat, bisa jadi peristiwa ini teguran bagi orang yang lalai dengan amanah nya. untuk orang yang meninggal, memang sudah saatnya Allah panggil kembali dengan cara Allah

Saya dapat informasi dari masyarakat sekitar bendungan situ gintung, bendungan ini selain menjadi tempat rekreasi juga ada rumah rumah penduduk yang disewa dijadikan tempat maksiat, dan juga pernah terjadi ada pembunuhan ulama disekitar Situ dikarenakan ulama itu menentang tempat maksiat.

Dari peristiwa yang terjadi, tak ada gunanya kita saling menyalahkan, ini adalah sebuah teguran, juga ujian Allah dengan sabda alamnya agar kita dapat meng evaluasi diri dan menata hidup kita, memelihara semua yang diciptakan Allah dan menjaga setiap amanah

Kita sebagai hamba yang ber iman mempunyai kewajiban memelihara tetangga kita, agar tidak berbuat maksiat, sebab jika Allah menegurnya dengan sabda alamnya, maka kita orang yg tinggal disekitarnya terkena musibah juga
kita sebagai hamba yang beriman, harus sabar menghadapi setiap ujian, karena ujian dapat mengantar diri kita ketingkat derajat yang lebih tinggi.


HIDUP INI ADALAH LADANG UJIAN DAN COBAAN
JADILAH ORANG YANG SELALU MEMPERSIAPKAN DIRI
KARENA UJIAN DAN COBAAN DATANG TANPA MEMBERI SALAM

:ngacir:MARILAH KAWAN, KITA HIDUPKAN AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR (MENGAJAK KEBAIKAN DAN MENCEGAH KEBURUKAN)

9 Comentários:

opiniherry said...

Permisi...
Buat saya ini bukan misteri.
Saya melihat secara faktual aja bu...Musibah itu jelas lebih diakibatkan faktor manusia.
Andai pemerintah merawat dan memperbaiki tanggul yang sudah uzur ini. Dan pembangunan di sekitar tanggul tidak mengganggu kestabilan tanah di sana.
Saya pikir musibah ini dapat dihindari.

Jadi bukan karena dijadikan tempat maksiat atau ada Ulama yang terbunuh.
Cheers...

Asep Mulyana said...

wah, pola pikir ibu berbahaya nih. Kalo semua bencana dihubungkan dengan adanya maksiat di tempat itu, bagaimana dengan tsunami di Aceh atau musibah di Mina? Apakah di Aceh yang mayoritas Muslim dan Mina, tempat tersuci, itu adalah tempat maksiat sehingga terjadi bencana?

rh said...

Ibu yang baik, mohon maaf tapi menurut saya tulisan ini tidak amar makruf nahi munkar..

Bukannya pula saya tidak percaya pada azab Allah! Tapi menurut saya hanya Allah SWT lah yang berhak menentukan mana azab dan mana bukan. Tak sangguplah alam pikiran kita manusia ini menafsirkannya.. Subhanallah!

Kita hanya bisa melihatnya sebagai bencana. Padahal mungkin saja ada hikmah di balik itu yang belum bisa kita lihat saat ini.. TOh kita hanya bisa 'bermain' di tataran hikmah sembari berharap ridho Nya, yang di mata kita sering seenaknya kita namakan azab, kualat, dosa dan lain sebagainya.

Maaf sekali tapi saya sangat khawatir kalau pemikiran seperti ini di sebarkan, apalagi oleh ibu yang calon wakil kami di parlemen..

Biarlah rahasia Allah itu kita terima dengan ikhlas tanpa harus kita tafsirkan macam-macam. Sementara itu toh di tataran manusia banyak yang kita bisa lakukan seperti menyumbang, membantu korban dan insya Allah kalau ibu terpilih nanti, ibu bisa terus menekan pemerintahan propinsi untuk lebih memperhatikan fasilitas publik semacam ini, termasuk menertibkannya kalau itu dipakai sebagai tempat maksiat..

Wassalam,
Seorang mantan pengagum partai ibu

enda said...

Tulisan Anda dilink, dibahas dan dikomentari di sini mbak: http://politikana.com/baca/2009/04/02/jebolnya-situ-gintung-karena-jadi-tempat-maksiat.html

Agus Kuncoro said...

memang tidak semua kejadian bisa menggunakan hitung2 an matematis ...
antara yang kelihatan dan tidak kelihatan itu ada hubungannya ...

Wallahualam

pendulang-dolar-online said...

Iya bisa jadi bapak inspektor situ tidak ke situnya untuk memeriksa tapi mampir dulu ke tempat yang dilarang Allah.

Rakhmita Akhsayanty Syafi'i Rachmat said...

salam kenal bu lilis... saya baca artikel ini juga link dari pak enda :) tapi saya juga jadi senyum senyum sedniri baca tulisan ibu yang lain "aku bukan caleg". yang saya sayangkan adalah, kenapa juga kita menafikkan faktor non-teknis seperti yang ibu ungkapkan, kita memang harus berikhtiar sesuai dengan hukum-hukum fisika yang bekerja di dunia ini, tapi saat kita bicara keimanan, itu adalah sisi lain dari kehidupan kita yang sifatnya lain lagi.

saya sigh masih senyum senyum sendiri aja. kalau benar apa yang ibu katakan, mungkin memang ada hubungannya, hanya saja 'mata manusia' itu yang tak bisa melihatnya

oke lah, situ bisa jebol karena banyak sekali faktor "engineering" yang dilanggar, tapi tunggu, siapa yang melakukan pelanggaran? manusianya kan? siapa yang korup amanah? manusianya...kenapa mereka bisa begitu... nah, ini masalah lain lagi

jadi, penyebab sesuatu itu tak pernah tunggal..

cheers :)

akew said...

bu, kok berani-beraninya mengkambing hitamkan tuhan, terlalu!

crescent said...

Semuanya Insya Allah ada Hikmahnya...
Alhamdulillah kemarin saya sempat ke sana melihat suasana pasca bencana...
dan marilah kita senantiasa mendoakan para korban,,, semoga Allah menerima amal baik mereka..

Post a Comment

Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO