Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Sunday, 14 November 2010

SELAMAT EID-UL ADHA MUBAROK

Free Orkut and My Space Eid-ul-Adha Graphics Glitters
Orkut Myspace Happy Eid-ul-Adha Comments & Graphics

Monday, 25 October 2010

PILKADA DEPOK DAN MAKAN BAKSO




Ketika saya membaca berita di ViVaNews.com, tentang PILKADA DEPOK dengan judul :

PENGAWAS TEMUKAN NURMAHMUDI PKS BAGI UANG

pada paragrap ketiga isinya antara lain :

Di beberapa tempat pemungutan suara, seperti Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis RW o4, beberapa orang melakukan serangan fajar. Di Kecamatan Bojongsari, Kelurahan Duren Mekar dan Kelurahan Pondok Petir, tim pasangan calon no 3 memberi makan bakso gratis sebelum dan sesudah mencoblos. Begitu juga terjadi di Kecamatan Sawangan, Kelurahan Bedahan, lurah setempat membagikan uang secara “door to door” untuk memilih pasangan calon no urut 3 Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad.

Berita yang tertulis diatas membuat saya terkejut bercampur geli, karena rw4 kelurahan curug tempat saya dan teman-teman aktivis biasanya mampir untuk mengevaluasi PILKADA DEPOK. Seperti biasanya, ketika sedang lelah saya dan teman-teman melahap semangkuk bakso. Saat itu saya sedang memantau berita politik uang di rw4 kelurahan curug oleh timsukses no 2 yaitu pasangan Yuyun dan Pradi. Mengevaluasi PILKADA bukan saja melelahkan badan tapi juga melelahkan hati karena mendengar berita ketidak sportifan para elit politik peserta PILKADA DEPOK dan nyatanya tidak terjadi pemberian makan bakso gratis.

Dari hasil pantauan, undangan yang tersebar dari tingkat RW ke RT untuk tokoh-tokoh masyarakat diantaranya PKK, POSIANDU, RT, dan RW. Yang menarik bagi saya adalah surat undangan dengan kop surat LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ). Undangan itu berlangsung untuk tanggal 19 September 2010 di RW4 depan Masjid Al-Hidayah.

Acara pada tanggal !9 September ini diisi dengan ceramah dari Ustadz Lukman Sayadi MA (Tim sukses NO. 2) dan mempromomosikan Pradi. Saat itu hadir juga Pradi Supriatna. Lurah curug awalnya diundang, namun beliau tidak hadir karena sakit sehingga diwakili oleh Sekertaris Lurah. Hadir juga Bu Aminah sebagai sekertaris dua PKK dan sebagai PPL (Pengawas Pemilu Lapangan) Curug. Kehadiran Tokoh Bidan Yatmiati mengejutkan kader PKS karena kedekatan Beliau dengan kader PKS dan sering hadir dan menunjukkan kepada pendukung PKS bahwa Beliau pendukung Nurmahmudi, tapi sesungguhnya dia adalah tim sukses no.2 yaitu pasangan Yuyun dan Pradi.

Dalam acara tersebut diumumkan pemberian uang dari Pradi untuk Mesjid 5 juta dan rw4 kelurahan curug juga 5 juta.



"SESUNGGUHNYA ORANG MUNAFIK ITU SELALU MENYEBARKAN BERITA DUSTA"

Friday, 10 September 2010

BELAJAR DARI NENEK


ALLAHUAKBAR...ALLAHUAKBAR.....ALLAHUAKBAR


Takbir mengumandang dengan penuh khidmad, hatiku merasa tercabik cabik menahan kerinduan, tak terasa mataku sudah berkaca kaca.

Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa Ramadhan meninggalkan kita, mungkinkah kita masih memiliki umur untuk ketemu Ramadhan tahun depan, begitu indah mendengar takbir, tak terasa imam sholat sudah memulai sholat, kusimak ayat demi ayat yang dibacakan imam terasa nikmat menyentuh kalbu, betapa indahnya dan sejuk kalam sang kekasih, tak terasa imampun menyudahi shalat.
Begitu banyak nikmat yang kurasakan yang tak dapat dihitung, nikmat mana yang dapat didustakan manusia.

Tak terasa penceramah sudah diberdiri diatas mimbar, cukup menarik isi ceramahnya yaitu perihal memotivasi para jamaah untuk menghidupkan kebiasaan Ramadhan agar tetap dipertahan walaupun Ramadhan telah berakhir, yang lebih menarik beliau mengisahkan kehidupan nenek tukang penjual kue berhasil mendidik 11 anaknya menjadi orang yang berhasil baik berhasil finansial, berhasil anak anaknya memiliki titel, berhasil menjadikan semua anaknya menjadi anak soleh, selalu akur dan tak pernah bertengkar sesama saudara, ini merupakan dambaan para orang tua .

ketika penceramah mengawali cerita nenek, disebelah dudukku ada yang berkomentar " wah nenek nenek disebut sebut", kutengok orang yang duduk disebelahku, eh... ternyata nenek nenek : ) membuat ku tersenyum.

Penceramah mengisahkan keberhasilan nenek si tukang kue ini karena nenek ini rajin tilawah Quran, setiap malam selalu melakukan shalat malam,tak pernah meninggalkan sholat dhuha dan rajin puasa, subhanallah si nenek ini melakukannya dengan istiqomah.
Yang lebih mengejutkan si nenek tukang kue dapat memberi warisan rumah pada semua anaknya, subhanallah dengan kebiasaan ibadah ini Allah dapat memampukan si nenek menjadi berhasil mendidik anak anaknya

Thursday, 9 September 2010

SELAMAT IDUL FITRI 1431 H

Free Orkut and My Space Eid Mubarak Graphics Glitters
Orkut Myspace Eid Mubarak Comments & Graphics



TAQOBBALALLOHU MINNA WA MINKUM

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Monday, 26 April 2010

JADILAH KITAB WALAU TANPA JUDUL


Jadilah kitab bermanfaat walaupun tanpa judul. Namun, jangan menjadi judul tanpa kitab.
Pepatah dalam bahasa arab itu menyiratkan makna yang dalam, terutama menyangkut kondisi bangsa saat ini yang sarat konflik perebutan kekuasaan dan pengabaian amanah oleh pemimpin pemimpin yang tidak menebar manfaat dengan jabatan dan otoritas yang dimilikinya. Bangsa ini telah kehilangan Ruuhul Jundiyah, yakni jiwa ksatria. Jundiyah adalah karakter keprajuritan yang didalamnya terkandung jiwa satria sebagaimana diwariskan pejuang dan ulama bangsa ini saat perjuangan kemerdekaan.

Semangat perjuangan (Hamasah Jundiyah) adalah semangat untuk berperan dan bukan semangat untuk mengejar jabatan, posisi, dan gelar-gelar duniawi lainnya (Hamasah manshabiyah). Saat ini, jiwa satria itu makin menghilang. Sebaliknya, muncul jiwa-jiwa kerdil dan pengecut yang menginginkan otoritas, kekuasaan, dan jabatan, tetapi tidak mau bertanggung jawab, apalagi berkurban. Yang terjadi adalah perebutan jabatan, baik di partai politik, Ormas, maupun pemerintahan. Orang berlomba-lomba mengikuti persaingan untuk mendapatkan jabatan, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Akibatnya, di negri ini banyak orang memiliki "judul", baik judul akademis, judul keagamaan, judul kemiliteran, maupun judul birokrasi, yang tanpa makna. Ada judulnya, tetapi tanpa substansi, tanpa isi, dan tanpa roh.

Padahal, ada kisah-kisah indah dan heroik dan berbagai bangsa di Dunia. Misalnya, dalam sirah shahabah, disebutkan bahwa Said bin Zaid pernah menolak amanah menjadi gubernur di Himsh (Syria). Hal ini membuat Umar bin Khattab RA mencengkeram leher gamisnya seraya menghardiknya, "celaka kau, Said! Kau berikan beban yang berat dipundakku dan kau menolak membantuku." baru kemudian, dengan berat hati, Said bin Zaid mau menjadi gubernur.

Ada lagi kisah lain, yaitu Umar bin Khattab memberhentikan Khalib bin Ghalib pada saat memimpin perang. Hal ini dilakukan untuk menghentikan pengultusan kepada sosok panglima yang selalu berhasil memenangkan pertempuran ini. Khalid menerimanya dengan ikhlas. Dengan singkat, dia berujar, "Aku berperang karena Allah dan bukan karena Umar atau jabatanku sebagai panglima." ia pun tetap berperang sebagai prajurit biasa. Khalid dicopot "judul"nya sebagai panglima perang. Namun, ia tetap membuat "kitab" dan membantu menorehkan kemenangan.

Ibrah yang bisa dipetik dari kisah-kisah tersebut adalah janganlah menjadi judul tanpa kitab: memiliki pangkat tetapi tidak menuai manfaat. Maka, ruuhul jundiyah atau jiwa satria yang penuh pengorbanan harus dihadirkan kembali di tengah bangsa ini sehingga tidak timbul hubbul manaashib, yaitu cinta kepada kepangkatan jabatan-jabatan, bahkan munafasah 'alal manashib, berlomba-lomba untuk meraih jabatan-jabatan. Semoga.

Oleh: KH Hilmi Aminuddin

Sunday, 11 April 2010

KEUTAMAAN ILMU

"Sesungguhnya perumpamaan ilmu dan hidayah yang dengannya Allah mengutus diriku seperti hujan yang menimpa bumi. Di antaranya ada bumi yang baik yang menyerap air, maka tumbuh tumbuhan dan rumput yang banyak menjadi subur. Di antaranya ada bumi yang tandus, yang hanya dapat menampung air. Allah menjadikannya bermanfaat bagi manusia. Darinya mereka dapat minum, menyiram dan menanam. Dan di antaranya ada bumi yang lain, kering kerontang, tidak dapat menyerap air dan tidak dapat menumbuhkan tanaman. Itu semua adalah perumpamaan orang yang paham Ilmu agama dan memanfaatkan (mengajarkan) sesuatu dengannya aku diutus, ia berilmu dan beramal. dan perumpamaan orang yang tidak pernah mengangkat kepala (untuk mencari ilmu) dan tidak menerima petunjuk Allah yang dengannya aku diutus."
(HR BUKHARI dan MUSLIM)


"Katakanlah: Adakah sama orang orang yang mengetahui dengan orang orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."
(Az-Zumar, 39:9)


"Niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman diantaramu dan orang orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. "
(Al-Mujadillah, 58:11)


"Hai manusia, ilmu hanya didapat dengan belajar dan fikih hanya diperoleh dengan tafaqquh (mengkaji). Barang siapa dikehendaki Allah menjadi orang baik, dia akan menjadikannya fakih (paham) terhadap ajaran agama. Dan yang takut kepada Allah hanyalah para ulama."
(HR Bukhari)


"Sesungguhnya perumpamaan ulama dimuka bumi laksana bintang yang dijadikan petunjuk dalam kegelapan di laut dan di darat. apabila bintang redup, orang orang nyaris tersesat."
(HR AHMAD)


Ali bin Abu Thalib radhiyallahu anhu berkata,

"ilmu lebih baik dari harta. ilmu menjaga kamu sedangkan kamu menjaga harta. Ilmu berkuasa sedangkan harta dikuasai. harta akan berkurang karena dinafkahkan, sedangkan ilmu akan bertambahkarena diberikan (diajarkan)."

NASIHAT UNTUK ULAMA

WAHAI ORANG ALIM

JAUHILAH KESALAHAN

HATI HATI TERHADAP KEALPAAN

BENCANA PASTI SANGAT BESAR

KESALAHAN ORANG ALIM AKAN DIBESAR BESARKAN

JIKA BERBUAT SALAH AKAN DIJADIKAN CONTOH OLEH PARA MAKHLUK

KESALAHANNYA AKAN MENJADI PEGANGAN MEREKA

DENGANNYA ORANG YANG SALAH DAN ALPA AKAN BERDALIH

JANGAN MENGATAKAN: KESALAHAN SAYA AKAN DAPAT DITUTUPI

TETAPI DENGAN KRSALAHAN ITU ILMU AKAN TERCEMARI

JIKA PADAMU TERDAPAT KESALAHAN YANG DIANGGAP KECIL

IA DISISI ALLAH DAN ORANG ORANG SEBESAR GUNUNG

(ABU MANSUR AD-DIMYATI)

Sunday, 28 March 2010

CARA CERDAS MEMAHAMI SURAT AL-MUNAFIKUN

Ketika aku membaca dan memahami surat Al-munafikun, tiba tiba hatiku bergetar menahan rasa takut yang luar biasa tak terasa mataku berkaca kaca, karena aku takut hatiku berubah menjadi orang munafik. Sesungguhnya hati manusia sangat ringan dan rapuh mudah bergerak dan berubah dikarenakan takjub pada sekitarnya.
Agar kita tidak mudah berubah menjadi orang munafik, Allah mengingatkan dalam firmannya:

" Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian jadi kafir, maka hati mereka dikunci, sehingga mereka tidak dapat mengerti. Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan akan kayu yang bersandar. Mereka mengira setiap teriakan ditujukan pada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)." (Al-Munafikun: 3-4)


Ketakjuban kita pada seseorang dan sekitarnya memudahkan hati bergerak untuk berubah, jika perubahan itu untuk kebaikan dan kebenaran yang datangnya dari Allah maka kemuliaan yang kita dapatkan tapi sebaliknya jika ketakjuban dan perubahan itu jauh dari kebenaran yang datangnya dari Allah maka yang terjadi adalah sesuai dengan peringatan Allah yang terdapat di ayat di atas yaitu hati yang terkunci sehingga kita tak memahami kebenaran.

Ketika hati sudah terkunci tidak memahami kebenaran yang datangnya dari Allah, maka dinasehatkan atau tidak dinasehatkan sama saja tidak berpengaruh sedikitpun, bahkan semangkin jauh tersesat, Allah memberi peringatan dalam firman Nya:

" Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapatkan azab yang pedih." (Al- Baqarah: 7)

Begitu banyak ketakjuban disekitar kita yang dapat merenggut waktu kita tanpa kita sadari kita hanyut didalamnya bahkan kita terbuai dengan kenikmatan tanpa kita sadari kita lalai menjalankan kewajiban kita terhadap Allah yang merupakan hak hak Allah yang kita harus penuhi. Dan Malaikat Rokib dan Atid terus berpacu dengan teliti mencatat amal kebaikan dan keburukan. Belum puas kita takjub dengan sekitarnya, Malaikat Izroil yaitu malaikat pencabut nyawa sudah ditugaskan Allah menyudahi kehidupan dunia yang kita takjubkan, padahal yang kita takjubkan adalah kehidupan sementara yang sedikit, yang kebahagiaannya merupakan fata morgama. Disaat malaikat pencabut nyawa datang menjemput kita disaat itulah kita sadar kita belum banyak melakukan amal soleh.

Renungilah firman Allah:

" Wahai orang orang yang beriman! janganlah harta bendamu dan anak anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang orang yang rugi. Dan berinfaklah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali) ," ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian) ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang orang yang saleh. Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Al-Munafikun: 9-11)

Thursday, 18 February 2010

AZAB ALLAH YANG SANGAT PEDIH


Sebuah pesta tarian diselenggarakan sehubungan dengan pensiunnya beberapa perwira tinggi Negara Turki. Pesta mesum ini diadakan di pangkalan laut dan di dihadiri para jendral Negara turki, para jendral amerika dan perwira tinggi israil, dan penari penari dari turki dan Israil

Pesta mesum ini dimulai dengan tarian. Kemudian seorang jendral Turki menyuruh seorang perwira rendah Turki membaca beberapa ayat Alqur’an, lalu memerintahnya memberi penafsiran atas ayat ayat tersebut, namun perwira itu menjawab bahwa dia tidak mengetahui tafsirnya. Lantas si jendral Turki itu beraksi dengan menyobek mushaf Al-Qur’an dan meletakkannya dibawah kedua kakinya. Dia menantang Dzat Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa Yang berfirman:

“Sesungguhnya Kamilah Yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar benar memeliharanya.” (Al- Hijr: 9)

Telah terjadi penyobekan, perwira rendah Turki itu lalu keluar dari pangkalan dalam keadaan lunglai karena takut akan balas dendam Allah, dimana ia adalah saksi satu satunya yang menceritakan kisah ini. Dan, sebelum selesai ucapan keji jendral yang zindik dan murtad itu, tiba tiba api besar melahap pangkalan dan seisinya, kemudian lautan terbelah menelan pangkalan dan seisinya, kemudian lautan terbelah menelan pangkalan itu kedalam perutnya.

Regu penolong dari tiga Negara itu tidak mampu menyelamatkan satu mayat kafir pun yang ditelan lautan akibat kekafiran dan sikap tirani mereka, dan selang kemudian terjadi gempa dahsyat disertai angin topan menghancurkan turki.

“ Dan begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab pendudukan negri negri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.”

(Hud: 102)

( Tamasya kenegri akhirat. 141-142. Syaikh Mahmud Al-mishri )

Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO