Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Tuesday, 20 September 2011

SABAR

Pengertian Sabar
Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan, mencegah diri atau mengekang. Dalam QS.18:28, sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka ". Secara istilah sabar berarti " Menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena mengharap ridho Allah SWT" (QS.13:22).
Istilah lain tentang sabar antara lain:

1. Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Lawan katanya adalah keluhan (Jaza'), kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS.14:21).
2. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana. Lawan katanya menggerutu.
3. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Lawan katanya adalah rakus.
4. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri.



Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri, menolak atau melawannya, maka dalam hal ini sabar tidak diperbolehkan.
Sabar yang terpuji ialah jika dilakukan pada saat yang tepat. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat (QS.14:21, 54: 14-16). Sabar yang terpuji juga motivasinya karena Allah SWT, bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia.

Macam-macam Sabar

A. Sabar menurut sasarannya terbagi dua, yaitu:
1. Fisik, yaitu menahan penderitaan badan (misalnya sakit yang berat atau luka parah ).
2. Mental atau nafsu, yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau dorongan syahwat.



B. Dalam Al-quran, terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua, yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai.

Rinciannya adalah sbb :
1. Sabar terhadap petaka dunia, seperti bencana alam dan tantangan jaman. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia, orang baik atau jahat, beriman atau kafir (QS.2:155-157).
2. Sabar terhadap gejolak nafsu :



· Menyangkut kesenangan hidup (QS.21:35,89:15-16,64:15,63:9,3:14-15)

· Menahan dorongan nafsu seksual (QS.12,4:25)

· Menahan marah dan dendam (QS.16:126)



3. Sabar dalam ketaatan kepada Allah, yaitu :



· Sabar sebelum ketaatan, yaitu denagn melurus niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya (QS.98:5)

· Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas (QS.29:58-59).

· Sabar setelah selesai pekerjaan, yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas (QS.47:33,2:264)



4. Sabar dalam kesulitan berdakwah dijalan Allah, yaitu :



· Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah (71:5-7, 16:127)

· Sabar terhadap gangguan manusia, baik perbuatan ataupun ucapan (QS.73:10)

· Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah(QS.2:214)



5. Sabar dimedan perang (QS. 8:45-47, 8:65-66)
6. Sabar dalam pergaulan antara manusia[4:19, 41:34-36]



Hikmah Cobaan bagi Orang Beriman
Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia, karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. Imam Al-Ghazali berkata, "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya, dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya." Secara khusus, yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman, karena mereka akan menghadapi tantangan, gangguan, ujian serta cobaan jiwa dan harta benda.
Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah, yaitu :
1. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik (QS. 3:179, 29:10-11, 22:11). Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi.
2. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka (QS. 3:140-142, 3:154).
3. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. Allah SWT meninggikan derajat mereka, melipatgandakan pahala, paling tidak menghapus dosa-dosa mereka. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan , kesusahan, kepayahan, penyakit dan gangguan dari yang menusuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah mengampuni dosa-dosanya. " (HR Bukhari.)



REFERENSI
· Dr.Yusuf Al-Qardhawi, Al-Qur'an Menyuruh kita sabar, GIP.
· ISNET, Koleksi Bahan Tarbiyah, 1996
· Ibnu Qoyyim Al-Jauuziyah, Hikmah Cobaan, Pustaka Al-Kautsar



Saturday, 21 May 2011

Indahnya cinta

Ketika di pagi hari aku buka HP didalam ada SMS yang mengabarkan wafatnya ustazah yoyoh karena kecelakaan di cirebon sekembali dari jogjakarta setelah menhadiri wisuda anak pertamanya ananda Umar, rasanya aku hampir tak percaya, aku kontak teman yang lain juga sama merasakan tak percaya, rasanya begitu cepat dan usianya tidak terlalu tua beliau meninggalkan keluarganya, kami teman seperjuangan dan kepemimpinannya di DPR sebagai amanah yang di embannya, semangatnya beliau yang luar biasa, waktu tak cukup untuk memfasilitasi aktifitasnya dan fisiknya tak mampu menampungnya, semua di tunaikan tanpa ada merasa yang di abaikan, ketika ada yang mengharapkan kehadirannya namun tidak didapat, semua merasa maklum karena ada yang lain lebih membutuhkan dirinya, subhanAllah kami saling mencintai, Indahnya cinta karena ukhuwah
Ustazah Yoyoh sosok Muslimah yang mumpuni, brilyan dan ke ibuan yang lembut yang pantas menjadi contoh teladan bagi kaum wanita, dibalik keluarbiasaan beliau adalah dukungan suami yang penuh pengertian dan kemandirian anak2nya yang 13 orang. Rasanya aku tak mampu melukiskan lembaran hidupnya yang telah beliau lukis, dada ini selalu berzikir subhanAllah...subhanAllah...Engkau menciptakan hamba ini....namun Engkau ya Robby... dengan mudah tanpa perkiraan kami teman teman seperjuangan, telah memanggil kembali kepada MU, ya Robby...Engkau begitu sayang pada hambaMU ini...tempatkanlah beliau di sisi Mu di tempat yg terbaik karena beliau telah menyimpan kerinduan pada MU., Ya Robby ....bimbinglah kami dan teman teman seperjuangannya untuk mengikuti jejaknya dan smoga pasangan hidupnya dan keluarga teman temannya meridoi langkah langkah istrinya/ ibunya, untuk terus melangkah dalam perjuangan ini demi mengharapkan rido MU..
( ku tulis artikel ini dengan mata berkaca kaca, sangat terasa kehilangan sosok ustazah umat, kutulis dengan iringan nasyid 'bila waktu telah berakhir"/opick

Sunday, 9 January 2011

SUHARNA SOSOK MENTRI YANG INOVATOR

Iptek merupakan lambang kemajuan suatu bangsa, banyak orang berharap dengan kemajuan iptek dapat mengangkat dan mensejehterakan kehidupan manusia, tapi jika tidak memiliki kemampuan penguasaan, pemanfaatan dan pemajuan iptek hanya merupakan sebuah lambang saja. Agar iptek ini mampu pemanfaatannya maksimal maka perlu kerjasama antara pengguna iptek di kalangan industri dan masyarakat, dengan institusi litbang atau perguruan tinggi. Hasil-hasil litbang diarahkan untuk membentuk kemampuan mengadopsi dan mendifusikan kemajuan iptek dalam pemecahan masalah yang aktual di masyarakat, inilah ide yang dilontarkan Pak Suharna bahkan ide ini telah beliau terapkan dalam program kerjanya.

Mentri Riset dan Teknologi yaitu Pak Suharna yang dipanggil akrab oleh teman temannya Kang Harna, seorang bapak dengan memiliki 10 anak dari satu istri yaitu Ellydyawati.

Dibalik kesederhanaan dan keramahannya pada umumnya orang sunda, pak suharna memiliki ide yang brilian yang peduli untuk mengangkat kehidupan bangsa dan memanfaatkan kecerdasan anak-anak bangsa sekaligus menggali kekayaan alam yang selama ini tidak banyak di manfaatkan secara maksimal. Ketidak pedulian dan kemalasan bangsa dalam pemanfaatan dan pengolahan kekayaan alam negri ini karena bangsa ini lebih suka mengkonsumsi anak negri lain, bahkan lebih suka menjadi pekerja bangsa lain.

Beliau mengharapkan mengembangkan pendayagunaan iptek secara lebih inovatif di masyarakat serta dapat melandasi perkembangan iptek secara nasional karena saat ini hasil-hasil iptek dari lembaga litbang maupun perguruan tinggi masih belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh industri maupun masyarakat. Oleh karena itu, beliau memikirkan strategi untuk membangun masyarakat yang berbudaya iptek dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan media lainnya. Berbagai media interaktif dapat dikembangkan untuk mengenalkan maupun menanamkan nilai-niiai iptek ke masyarakat.

Sebagai upaya meningkatkan penguasaan dan pemanfaatan iptek di masyarakat, menumbuhkan kegiatan penelitian, pertukaran informasi, dan alih teknologi akan membantu dalam pemecahan masalah di sektor pertanian, energi, transportasi dan sebagainya, termasuk bidang kesehatan dan pangan. Oleh karenanya, pengembangan budaya iptek di masyarakat perlu dilakukan secara berkesinambungan.

Dalam menanam nilai-nilai iptek ke masyarakat diperlukan dukungan dari berbagai komponen di masyarakat. Dari kalangan pendidik, pelajar, tokoh masyarakat, maupun kelompok Karang Taruna dan ibu-ibu PKK di kelurahan. Sehingga dapat mencapai sasaran yang di harapkan, karena selama ini masyarakat indonesia kebanyakan masih tradisional.

Pak Harna dengan arif mengatakan, besar harapan saya akan komitmen, pemikiran dan partisipasi dalam mendukung upaya-upaya pengembangan iptek untuk memberikan nilai tambah bagi kekayaan alam bangsa Indonesia.”

Beliau juga menekankan pentingnya peranan akademisi dan sebagai mahasiswa dalam rangka meningkatkan kehidupan masyarakat yang nyaman, sehat dan lestari. Memang benar bahwa pendidikan tinggi formal dapat memperdalam teori, memperkuat data dan membangun kerangka pikir dengan metode ilmiah. Namun bila kita ingin mengalihkan teknologi dari penemu ke masyarakat, maka faktor sosial dan budaya riil di tempat dimana teknologi itu diterapkan harus mendapatkan perhatian secara serius. Oleh karena itu peran mahasiswa dalam pengembangan, pemanfaatan, dan penguasaan iptek sangat diperlukan dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan kemampuan teknologi di masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi masalah-masalah mendesak di negeri ini. Kementerian Negara Riset dan Teknologi mendukung program yang dilakukan oleh lembaga-lembaga riset dan perguruan tinggi termasuk mahasiswa dalam mempromosikan penemuan dan inovasi yang mengarah pada isu perkembangan yang berkelanjutan dan berkelingkungan.

Beliau juga memaparkan permasalahan pada iptek bahwa tidak semua masalah yang sederhana dapat diselesaikan dengan teknologi yang sederhana dan sebaliknya. Jika masalah-masalah meramal cuaca, memberantas hama, memperoleh air bersih, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mengatasi bencana alam diselesaikan dengan teknologi sederhana maka hal itu justru akan memperkuat lingkaran setan ketidaktahuan, kemiskinan, dan mengundang bencana baru. Oleh karena itu dukungan teknologi yang selaras dengan kemampuan, lingkungan hidup, kondisi sosial, dan budaya lokal perlu dijadikan pertimbangan oleh kita semua dalam memperbaiki kualitas dan taraf kehidupan kita

Yang sangat menarik, beliau mendukung keuletan para microbiologist yang menemukan berbagai mikroba unggul yang sebagian dimanfaatkan untuk teknologi pupuk, karena selama ini pupuk buatan dianggap telah merusak tatanan tanah. Semoga hasil karya anak bangsa yang cerdas seperti itu dapat dirasakan bangsanya sendiri. Terkadang sangat miris jika kita mendengar anak anak bangsa yang cerdas bekerja untuk negri lain karena iming-iming gaji yang besar atau memang dapat dukungan pengembangan riset lebih berkesinambungan.

Pak Suharna memaparkan keberhasilan kerjanya dengan mengkoordinasi kegiatan litbang pada Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Perguruan Tinggi, dan lintas sektot, antara lain:

1. LAPAN, telah berhasil mengembangkan Sistem RADAR Transponder Untuk Tracking 3 Dimensi. Roket ini dikembangkan dengan menggunakan instrumentasi pengukur jarak dan posisi roket yang akurat tanpa menggunakan GPS (Global Positionig System).

2. LAPAN juga telah berhasil mengembangkan sistem propulsi roket cair RCX300H yang dirancang mampu menghasilkan gaya dorong sampai dengan 300 kgf dengan waktu pembakaran yang dapat diset sesuai dengan suplai propelannya.

3. BPPT, telah berhasil mengembangkan teknologi perisalah, yang berfungsi merubah bunyi menjadi tulisan secara real time. Teknologi ini dapat dimanfaatkan membuat notulen secara cepat.

4. BPPT, juga telah berhasil mengembangkan desain kompor dan tabung LPG 3 Kg. Kompor ini untuk mengantisipasi ledakan yang terjadi karena kelemahan selang dan regulator.

5. ITB dalam inovasi kendaraan bermotor telah berhasil mengembangkan 3 jenis kendaraan hemat energi yang ramah lingkungan sebagai solusi teknologi terkait tantangan energi masa depan. Dua dari tiga kendaraan tersebut, yaitu HEAVe-EXIA dan RAJAWALI memiliki konsep Futuristic Prototype sementara CIKAL memiliki konsep Urban Concept.

6. ITB, dalam industri kreatif telah berhasil mengembangkan Penerapan Desain Produk Kontemporer dan Teknologi Hybrid pada Produk Bambu, yang mengedepankan teknologi dan seni dalam industri kreatif berbahan dasar bambu.

7. BATAN, telah berhasil menguasai teknologi reaktor kogenerasi yang iniovatif dan aman, yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

8. Lembaga Biologi Molekuler Eikman Tejah berhasil mengembangkan DNA Forensik yang menyumbangkan komponen penting pada berbagai kasus penegakan hukum atau sebagai bukti ilmiah yang tidak bersifat bias dan memihak serta memberikan fakta dari gambaran yang akan dievaluasi di depan pengadilan.

9. LIPI, telah berhasil mengimplementasikan inovasi teknologi Biofarm yang dikembangkannya kedalam dunia usaha, antara lain berbagai jenis pupuk ramah lingkungan.


Profil Suharna Surapranata

Tempat Tanggal Lahir: Bandung, 13 Desember 1955
Keluarga: 1 Istri, 10
Anak

Pendidikan
1. S1 Fakultas MIPA Universitas Indonesia (1978)
2.
S1 University of Tsukuba, Jepang (1986)
3. S2 Magister Instrumentasi dan Kontrol Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (1991)
4. Pendidikan Kepemimpinan Nasional Lemhanas KSA X (2002).

Riwayat Pekerjaan
1. Pendiri Yayasan Nurul Fikri
2. Peneliti di Badan Tenaga Atom Nasional (Batan)
3. Dosen Fakultas MIPA UI


Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO