Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Sunday, 24 May 2009

Bunuh diri sang anti korupsi Roh Moo-hyun


Aku ter kejut membaca berita kematian Roh Moo-hyun mantan presiden Korsel, kematian yang sangat tragis, jatuh melompat dari lereng gunung di Desa Bonghwa, sabtu pagi (Republika, 23/5). Pada tahun 2003 lalu, sebagai pengacara pembela hak asasi manusia, Roh bersumpah untuk menumpas korupsi selama menduduki posisi sebagai presiden.ternyata dalam masa pemerintahannya terjadi kekisruhan dalam partai, selain itu Roh ter sandung skandal korupsi dari keluarganya, kasus ini harus di bayar mahal,walaupun Roh sempat minta maaf namun tak urung dapat impeachment. Tekanan tekanan yang terus melandanya, menyebabkan mengakhiri hidup nya.

Pelajaran yang kita ambil:
1. Kita sebagai umat yang ber iman makruh hukumnya mengharapkan kematian, sekalipun kita menghadapi cobaan dan fitnah yang kecil maupun yang besar
Rosulullah bersabda:
" Janganlah kalian mengharapkan kematian, jika dia seorang yang baik smoga saja dia dapat menambah kebaikannya, dan jika dia seorang yang berbuat buruk smoga saja dia bertaubat."
"Janganlah salah seorang di antara kamu mengharapkan kematian lantaran bahaya yang menimpanya, namun jikalau harus malakukan, maka berdoalah,"Ya Allah, hidupkanlah saya jika kehidupan lebih baik bagiku, dan matikanlah saya jika kematian lebih baik bagiku."
2. Sesungguhnya kematian tidak menyelesaikan segala persoalan.
kematian tanpa diminta juga akan datang pada saatnya.
sesungguhnya alam kematian (alam kubur) lebih panjang dari umur kita dihidupkan, akan selalu berganti zaman sampai alam penghancuran seluruhnya (kiamat), dialam kematian manusia mengalami penyesalan yang sangat dalam di sebabkan telah men sia- siakan umurnya ketika hidup.Walaupun manusia ketika hidup telah mengetahui kunci jawaban dari pertanyaan malaikat penjaga kubur, ketika mati dia tak bisa menjawab kecuali amal yang menjawab, lidah tidak bisa lagi berdusta dan beralasan.
3. Ketika malaikat bertanya apa kitabmu?, apa yang dapat kau jawab?
pantaskah kita menjawab kitabku Alquran jika kita sendiri tak meng amalkan Alquran.
Wahai orang yang ber akal, gunakanlah akalmu

Tuesday, 19 May 2009

BELAJAR DARI FILOSOFI DUNIA ANGSA

ALLAH berfirman :

“Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepadaNya bertasbih apa yang dilangit dan di bumi dan juga burung dengan mengembangkan sayapnya, masing masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya dan Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan ( An nur:41)

Marilah kita tadaburi ayat diatas:

Kawanku , kalau kita tinggal di Negara empat musim, pada musim gugur akan terlihat angsa terbang kearah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”. kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi “V”.

Fakta pertama:

Setiap burung mengepakkan sayapnya, hal ini memberikan”daya dukung” bagi burung yang terbang yang tepat dibelakangnya, ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah payah untuk menembus dinding udara didepannya. Dengan terbang dalam formasi”V”, seluruh kawanan dapat menembus jarak terbang 71% lebih jauh dari pada kalau setiap burung terbang sendirian.

Pelajaran yang kita ambil:

Ketika kita beraktivitas pada arah dan tujuan yang sama serta saling berbagi diantara kita, insya Allah dapat mencapai tujuan kita dengan lebih cepat dan lebih mudah, ini terjadi karena kita saling mendorong dan saling mendukung.

Fakta kedua;

Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi, ia akan merasa sulit terbang sendirian, dengan cepat kembali pada formasi untuk mengambil daya dukung dari burung didepannya.

Pelajaran yang kita ambil:

Kita akan tinggal pada formasi dengan teman teman kita yang berjalan di depan. Kita mau menerima bantuan dan memberi bantuan. Melakukan bersama sama jauh lebih mudah dari pada sendirian.

Fakta ketiga:

Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan lelah, ia memutar kebelakang formasi, dan angsa lain akan terbang mengganti posisinya.

Pelajaran yang kita ambil:

Begitu banyak tugas tugas yang dihadapi manusia, kadangkala manusia mengalami kelemahan dan kejenuhan , karena manusia juga bergantung dengan manusia lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas, karunia, talenta dan sumber daya lainnya maka yang lainnya dapat menggantikan.

Fakta keempat:

Angsa angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang memberikan semangat kepada angsa didepan sehingga kecepatannya terbang dapat dijaga.

Pelajaran yang kita ambil;

Sesungguhnya suara kita dapat memberi kekuatan dan saling menguatkan, pastikan suara kita memberi dukungan dan menguatkan bukan melemahkan.

Fakta kelima:

Ketika seekor angsa terluka atau tertembak jatuh, dua angsa lain akan keluar formasi mengikuti terbang turun untuk membantu dan menolong.

Pelajaran yang kita ambil:

Kalau kita memiliki perasaan, maka kita akan tinggal bersama sahabat untuk membantu sahabatnya yang kesulitan.

Thursday, 14 May 2009

WASIAT EMAS

Siapa yang mengaku paham, namun berapa banyak, hai saudara, ilusi menekan dosa dan cela
Dan menapaki kesalahan yang banyak
Tidakkah telah jelas aib bagimu, tidakkah uban mengingatmu, sedang dalam nasehatnya tidak ada keraguan
Dan tidaklah pendengaranmu telah tuli
Tidakkah maut telah memanggilmu. Tidakkah suaranya terdengar olehmu.
Tidakkah engkau takut hilang kesempatan
Maka engkau jaga dan perhatikan

Betapa sering engkau terombang ambing dalam kelupaan, bangga dengan sikap oragansi, dan jatuh kedalam dunia hiburan
Seakan akan kematian tidak menjangkau
Sebenarnya kamu diletakkan kedalam liang lahat, dibenamkan. kamu diselamatkan dari musuh
namun sangat mencekik laksana keracunan
Disitu jasad terbujur untuk menjadi santapan cacing hingga tubuh membusuk dan tulang belulang hancur

Orang sesudahnya harusnya semangat jika menyadari adanya jembatan layang yang membentang
diatas Neraka bagi siapa yang menujunya
Maka lekaslah hai si dungu yang merasakan kepahitan sebagai kemanisan, karena umur hampir daluarsa
Sedangkan kau belum neninggalkan kebiasaan buruk
Tidak dibiarkan bebas di dunia, sekalipun hidup enak, sekalipun senang dia akan dilempar seperti orang yang tertipu
oleh ular yang menghembuskan bisa

Hentikan hidup mewah dan kesesatanmu karena kematian pasti menemuimu dan berjalan di kerongkongan
Tidakkah surut mundur ketika telah berkehendak

Tambahlah bekal bagi dirimu. Tinggalkan apa yang meninggalkan bahaya.

Persiapkan bahtera
Takutlah pada gelombang lautan

Karena itu saya berwasiat hai yang terjaga, aku telah beberkan seperti orang yang membuka rahasia, berbahagialah orang yang muda yang berlalu
Dengan mengingat kematian.

(wasiat Syaikh Mahmud Al-Mishri)

Sunday, 3 May 2009

MAHALNYA MEMINANG DUNIA

Manusia ditakdirkan oleh Allah mengalami hidup di dua alam yaitu alam dunia dan alam akhirat. Ketika lahir sudah tertulis takdirnya sampai kematiannya, kehidupan akhiratnya setelah kematian ditentukan oleh kehidupan dunianya. Hidup di alam dunia manusia diberi kebebasan pilihan hidup tapi pilihan kebebasan ini tidak mutlak karena Allah akan memperhitungkan-Nya, perhatikan firman Allah :

“kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiada dirugikan seeorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) seberat biji sawipun pasti kami mendatangkan pahalanya. Dan cukuplah kami sebagai pembuat perhitungan.”

(Al-ambiyaa: 47)

Agar manusia selamat dalam perhitungan amal ini Allah berpesan dalam firman-Nya:

“Hai orang orang beriman , bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

(Al-Hasyr:18)

Rasanya kita belum cukup amal perbuatan kita jika ditimbang pada yaumil akhir untuk menghadap Allah, apalagi jika maut datang lebih cepat dari perkiraan kita

Begitu banyak keindah dan kenikmatan yang serba semu di alam dunia menyita waktu kita bahkan kita terbuai oleh kecantikan dan senandungnya sampai kita tak sadar ingin meminangnya dunia dengan maharnya agama

.

Imam malik mengatakan, “Siapa yang meminang dunia maka agamanya dimintai semua untuk maharnya, tidak memuaskan dunia kecuali hal itu”

Rugi rasanya kita meminang dunia dengan maharnya agama karena kehidupan dunia itu sebentar sebatas takdir umur kita dan akan fana (hancur), sedangkan agama mengantarkan kita pada kehidupan kebahagiaan yang kekal di akhirat.

Gunakanlah akal kita mana yang akan kita raih wahai orang orang yang berfikir.

Ali RA berkata:

AKHIRAT BERGERAK KE DEPAN. DUNIA BERGERAK KEBELAKANG, MAKA JADILAH ANAK AKHIRAT DAN JANGAN JADI ANAK DUNIA, SEKARANG MASA BER AMAL TIDAK ADA HISAB (PERHITUNGAN), NANTI HISAB TIDAK ADA MASA BERAMAL.

HITUNGLAH AMAL KITA SAAT INI SEBELUM KITA DI PERHITUNGKAN DI YAUMIL AKHIR.

Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO