Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Tuesday, 23 December 2008

MANHAJ REFORMASI KONTEPORER


Kondisi umum berbagai jamaah islam menampakkan gejala “spesialisasi islam” dalam gerakan dakwah mereka. Masing masing hanya memperhatikan satu aspek tertentu saja dari risalah Islam. Ada yang hanya memperhatikan aspek aqidah saja atau aspek ibadah saja atau aspek kultur saja, dalam ajaran Islam. Ada pula tarekat tarekat sufi yang hidup di sudut sudut sempit dari lingkup ISLAM YANG LUAS, yang hanya mementingkan aspek rohani yang bersifat ritual dan menyendiri dari lingkungannya, atau aspek social yang sempit, dan ada pula jamaah politik atau partai politik Islam yang beroreintasi “Nasionalisme dan Sekulerisme.

Dilatarbelakangi oleh kondisi yang melanda gerakan gerakan Reformasi inilah Imam Hasan Albana mengidentifikasi berbagai persoalan umat yang harus diperbaiki diantara lain;


1 Pemisahan urusan politik, kekuasaan, Agama dan Negara

2 Pengertian akhlaq yang sesungguhnya dipisahkan dengan keperluan pengguna

kekuatan dalam mengukuhkan kedudukan Islam dimuka bumi

3 Kegagalan dalam mengkorelasikan keunggulan ilmu ilmu Islam dan peranannya

sebagai dasar hukum perundang undangan bagi penegak hukum dan penyelesaian

perselisihan antra manusia

4 Kekeliruan antara memuliakan nash nash al-Quran dan al-sunnah sebagai simbol

simbol yang bersifat bathiniyah dan tidak dapat diperbaharui dengan menjadikan

keduanya sebagai sumber pegangan hidup dan asas asas sebagai ilmu dan amal

5 Pengamalan pengamalan perkara yang mengandung syirik seperti tangkal dan jampi

dengan mengatasnamakan agama

6 Tidak dapat membedakan antara bolehnya berpegang kepada pendapat imam imam

mazhab dengan tuntunan berpegang kepada hujjah hujjah yang sesuai dengan al-Quran

dan al-sunnah

7 Tidak dapat melakukan pemisahan antara perkara perkara ta’abbud dan perkara

perkara ‘adat .

8 Tidak dapat membedakan mana perkara yang Ushul dan mana perkara yang cabang

dalam Islam, sehingga persoalan furu’ dalam masalah fikih menjadi sebab perselisihan.

9 Gagal dalam mengidentifikasi masalah umat Islam sehingga terjebak menghabiskan

banyak waktu dan tenaga dalm perdebatan hukum hukum yg tidak berlaku

10 Gagal dalam membedakan antara mentauhidkan Allah dengan terbawa bawa dalam

perselisihan’Ulama’ terkait penafsiran dan penta’wilan ayat ayat Qur’an dan Hadits

hadits yang berhubungan dengan sifat sifat Allah.

11 Gagal membedakan antara amalan amalan biasa yang telah meluas dalam masyaraka

dengan pengertian bid’ah menurut Islam

12 Tidak dapatmembedakan antara bolehnya mengasihi dan mencintai para solihin dan

mengkultuskan mereka

13 Mencampur adukan amalan amalan sunnah dengan amalan amalan yang dapat

membawa ke syirikan seperti meminta minta pada orang mati menyeru orang mati dan

lainnya ketika menziarahi kubur, sedangkan menziarahi kubur adalah perbuatan

sunnah.

14 Tidak dapat membedakan bertawasul sebagai kaifiat do’a dengan bertawasul sebagai

unsur utama dalam berdo’a

15 Tidak dapat meletakkan keseimbangan amal amal lahir dengan amal amal batin.

16 Gagal dalam mendudukan akal sehingga terdapat satu pihak yang enggan

menggunakan akal karena takut menyalahi nash, sedangkan terdapat pula satu pihak

yang menggunakan akal secara bebas sehingga meninggalkan nash

17 Terbawa bawa dalam mengkafirkan kaum muslimin karena kesalahan dan dosa

dosanya

Seja o primeiro a comentar

Post a Comment

Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO