Welcome To My Blog

BIG MONEY

cara mudah dapat dolar tanpa menunggu pagerank tinggi

Sunday, 28 March 2010

CARA CERDAS MEMAHAMI SURAT AL-MUNAFIKUN

Ketika aku membaca dan memahami surat Al-munafikun, tiba tiba hatiku bergetar menahan rasa takut yang luar biasa tak terasa mataku berkaca kaca, karena aku takut hatiku berubah menjadi orang munafik. Sesungguhnya hati manusia sangat ringan dan rapuh mudah bergerak dan berubah dikarenakan takjub pada sekitarnya.
Agar kita tidak mudah berubah menjadi orang munafik, Allah mengingatkan dalam firmannya:

" Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian jadi kafir, maka hati mereka dikunci, sehingga mereka tidak dapat mengerti. Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan akan kayu yang bersandar. Mereka mengira setiap teriakan ditujukan pada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)." (Al-Munafikun: 3-4)


Ketakjuban kita pada seseorang dan sekitarnya memudahkan hati bergerak untuk berubah, jika perubahan itu untuk kebaikan dan kebenaran yang datangnya dari Allah maka kemuliaan yang kita dapatkan tapi sebaliknya jika ketakjuban dan perubahan itu jauh dari kebenaran yang datangnya dari Allah maka yang terjadi adalah sesuai dengan peringatan Allah yang terdapat di ayat di atas yaitu hati yang terkunci sehingga kita tak memahami kebenaran.

Ketika hati sudah terkunci tidak memahami kebenaran yang datangnya dari Allah, maka dinasehatkan atau tidak dinasehatkan sama saja tidak berpengaruh sedikitpun, bahkan semangkin jauh tersesat, Allah memberi peringatan dalam firman Nya:

" Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapatkan azab yang pedih." (Al- Baqarah: 7)

Begitu banyak ketakjuban disekitar kita yang dapat merenggut waktu kita tanpa kita sadari kita hanyut didalamnya bahkan kita terbuai dengan kenikmatan tanpa kita sadari kita lalai menjalankan kewajiban kita terhadap Allah yang merupakan hak hak Allah yang kita harus penuhi. Dan Malaikat Rokib dan Atid terus berpacu dengan teliti mencatat amal kebaikan dan keburukan. Belum puas kita takjub dengan sekitarnya, Malaikat Izroil yaitu malaikat pencabut nyawa sudah ditugaskan Allah menyudahi kehidupan dunia yang kita takjubkan, padahal yang kita takjubkan adalah kehidupan sementara yang sedikit, yang kebahagiaannya merupakan fata morgama. Disaat malaikat pencabut nyawa datang menjemput kita disaat itulah kita sadar kita belum banyak melakukan amal soleh.

Renungilah firman Allah:

" Wahai orang orang yang beriman! janganlah harta bendamu dan anak anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang orang yang rugi. Dan berinfaklah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali) ," ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian) ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang orang yang saleh. Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Al-Munafikun: 9-11)

Seja o primeiro a comentar

Post a Comment

Followers

Finansial dan Ilmu © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO